Mengingat dua tahun lalu...
Serupa merawat ingatan tentang kematian.
Mati, sebuah titik nadir cerita dari labirin.
Yang terlanjur kugambar pada tembok kehidupan.
Hanya lorong yang berputar, tak ada jalan keluar.
Aku tidak mengutuk dia, aku juga tidak membencinya.
Tapi tolong, berikan aku lebih banyak cahaya.
Hingga tidak ada lagi ruang, untuk melihat bayangan.
Aku lelah. Sungguh lelah ...
— Galuh Retno F | Cerita Prosa, Januari 2010