Jumat, 27 Maret 2009

Ketika Manusia Sendiri Ditemani dengan Hatinya


"jika maaf sudah tidak lagi bisa diucapkan,
maka hina ini yang bisa saya berikan"

Saya teringat sore kemarin,

saat melihat cerita gambar di televisinya.

Mungkin ada satu yang membuat saya berpikir;


"Saya telah menjadi orang lain, yang sangat saya benci."


Ya, saya tahu itu!

Seseorang yang membuat saya lupa,

tentang arti cinta dan luka.

Seseorang setahun lalu kini adalah saya.


Saya kini seorang perebut cinta,

dan tidak akan pernah peduli dengan cinta.

Karena saya adalah seseorang yang hina,

sayapun tidak tahu harus berakhir dari mana.



— Galuh Retno F |  Cerita Prosa, Maret 2009